Pesan mulai dari USD 5.000 · ambang pesanan B2B terendah di industri suku cadang sasis

GLOSARIUM KOMPONEN SASIS

Bell Crank

Juga ditulis bellcrank; disebut juga steering bell crank atau center bell crank. Jangan tertukar dengan idler arm: idler arm hanya menopang ujung center link, sedangkan bell crank mengubah arah gerakan.

Pengertian

Bell crank adalah tuas yang berputar pada pivot tetap dan mengalihkan gerakan dorong-tarik melalui suatu sudut, sering 90 derajat, sehingga rod yang bergerak ke satu arah menggerakkan rod lain ke arah berbeda. Pada sistem tautan kemudi, bell crank dipakai ketika gearbox kemudi tidak bisa disejajarkan dengan roda: gearbox kemudi menggerakkan satu lengan bell crank, biasanya lewat drag link, dan lengan lainnya menggerakkan tie rod. Bell crank muncul pada tata letak yang kurang umum seperti kemudi titik tengah; kebanyakan mobil penumpang dengan kemudi rack-and-pinion tidak memilikinya.

Cara kerja

Mengalihkan gerakan melalui suatu sudut

Dua lengan berada pada sudut tertentu mengitari satu pivot. Saat sebuah rod mendorong satu lengan, tuas berputar dan lengan lainnya mendorong rod-nya ke arah baru. Perbandingan panjang kedua lengan menentukan perbandingan gerakannya: lengan sama panjang mempertahankan langkah gerak, lengan tidak sama panjang menambah atau menguranginya.

Bell crank pada tautan kemudi

Gearbox kemudi menggerakkan satu lengan bell crank, biasanya lewat drag link. Lengan lainnya, atau pelat pada pivot yang sama, membawa tie rod ke tiap knuckle. Karena kedua tie rod terpasang dekat satu pivot pusat, tata letak ini dapat menjaga roda kiri dan kanan tetap simetris (kemudi titik tengah).

Konstruksi

Bell crank kemudi adalah tuas baja tempa atau fabrikasi, sering berbentuk L atau segitiga, yang berputar pada poros pivot yang ditahan braket di rangka atau crossmember. Pivot-nya berputar di dalam bushing atau bearing, sering dengan nipel grease, dan rod terhubung ke tuas lewat ball joint dengan stud taper.

Gejala kerusakan umum

Oblak pada pivot
Bushing atau bearing yang aus membuat tuas bergoyang pada porosnya, terasa sebagai kemudi longgar.
Ketukan saat melewati guncangan
Pivot yang longgar atau ball joint yang aus berbunyi saat arah beban pada tautan berbalik.
Kemudi berat atau setir sulit kembali ke tengah
Pivot yang kering atau macet menambah gesekan pada seluruh tautan.
Keausan ban tidak merata
Oblak pada bell crank membuat toe berubah saat berkendara.

Pertanyaan umum

Apa fungsi bell crank pada kemudi?

Bell crank mengalihkan gerakan kemudi melalui suatu sudut: gearbox kemudi mendorong satu lengan, dan lengan lainnya menggerakkan tie rod ke arah berbeda. Ini memungkinkan perancang menempatkan gearbox kemudi di tempat yang muat.

Apakah bell crank sama dengan idler arm?

Bukan. Idler arm hanya menopang ujung jauh center link dan mengikuti gerakannya. Bell crank mengubah arah gerakan dan menggerakkan rod yang terhubung padanya.

Bagaimana cara memeriksa keausan bell crank?

Dengan roda di tanah dan mesin mati, minta rekan menggoyangkan setir sementara Anda mengamati pivot. Tuas yang bergoyang pada porosnya, atau oblak pada ball joint-nya, berarti sudah aus.

Kendaraan apa yang memakai bell crank kemudi?

Bell crank dipakai pada tata letak yang kurang umum, seperti kemudi titik tengah dan kendaraan yang gearbox kemudinya jauh dari axle depan. Katalog part kendaraan menunjukkan apakah bell crank terpasang.

Apakah perlu spooring setelah mengganti bell crank?

Ya. Bell crank menentukan titik awal kedua tie rod, sehingga toe harus diperiksa dan diatur setelah penggantian.

Contoh nomor OE

Referensi eksternal

Sumber teknis independen (dalam bahasa Inggris) untuk bacaan lebih lanjut. SLOOPZONE tidak berafiliasi dengan penerbit-penerbit ini.

Temukan nomor OE idler arm buatan SLOOP — langsung dari produsen, ISO 9001, penawaran harga dari pabrik.

Lihat katalog Idler Arm

Kami menggunakan cookie analitik untuk meningkatkan layanan kami. Kebijakan privasi